Tampilkan postingan dengan label MaPel - Ilmu Pengetahuan Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MaPel - Ilmu Pengetahuan Sosial. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Maret 2012

Interasksi Sosial Sebagai Pembentuk Kepribadian



A.      Sosialisasi / Proses Sosial
Adalah proses menyesuaikan diri dengan (norma/nilai) lingkungan untuk mendapat pengakuan.

B.      Kepribadian
. Personality  -> personal  ->  person ->  pesona -> watak .
Adalah watak/ ciri khas seseorang dalam bentuk tingkah laku yang dilaksanakan secra berulang” sehingga dapat dibedakan dengan orang lain.

C.      Macam- macam Sosialisasi
1.       Sosialisasi primer
Adlah Sosialisasi yang pertama dilakukan anak (1- 5 tahun).
2.       Sosialisasi Sekunder
Adlah sosialisasi yang dilakukan individu untuk mengenal elemen masyarakat yang lebih baik.

D.      Tujuan Sosialisasi
1.       Memberikan keterampilan dan pengetahuan untuk kelansungan hidup.
2.       Melatih berkomunikasi yang efektif dan efisien.
3.       Melatih mengendalikan fungsi organik melalui proses mawas diri (introspeksi).
4.       Membiasakan individu dengan nilai dan norma2 sosial.

E.       Media Sosialisasi
1.       Keluarga
2.       Teman Sekolah
3.       Sekolah
4.       Media massa
5.       Lingkungan kerja

F.       Faktor pembentukan Kepribadian
1.       Keturunan
2.       Pranatal (sebelum lahir).
3.       Lingkungan (fisik & sosial)
4.       Kondisi kejiwaan

G.     Tahap pembentukan Kepribadian
1.       Persiapan (preparatory Stage)
Umur 0-1 tahun.
Contoh : mengenal keluarga.
2.       Meniru (Plat Stage)
Umur 1-5 tahun.
Meniru proses orang dewasa tanpa mengenal norma.
Contoh: main masak”an, tapi tidak tau tujuan dari masak sendiri (hanya meniru kebiasaan ibunya).
3.       Bermain Peran (Game Stage)
Meniru orang dengan memahami aturan/ norma.
Contoh: main masak2an, sudah tau fungsi dan cara membuat masakan.
4.       Penerimaan norma kolektif
Sudah mengenal Norma dan aturan dimasyarakat.


IPS klsX Sem. 1 -
-s- 

Read More..

INTERAKSI SOSIAL


A.      Pengertian Interaksi Sosial
Adalah Hubungan timbal balik antar manusia baik individu dengan individu, individu dengan kelompok, kelompok dengan kelompok yang dilakukan umtuk mencapai tujuan masing2.

B.      Ciri- ciri interaksi Sosial
1.       Dilakukan oleh 2 orang / lebih.
2.       Antar pelaku terjalin komunikasi
3.       Adanya dimensi waktu (yang lalu, sekarang, yang akan datang)
4.       Memiliki tujuan masing2.

C.      Faktor yang mendorong
1.       Sugesti
Adalah rangsangan ( stimulan).
2.       Imitasi
Adalah sikap meniru orang lain (yang tampak).
3.       Identifikasi
Adalah proses sosial meniru (menyamakan dengan) orang lain (kebiasaannya).
4.       Simpati
Adalah sikap tertarik terhadap sesuatu (orang lain).
5.       Motivasi
Adalah dorongan, pengaruh (stimulan).
6.       Empati
Adalah kemampuan seseorang untuk ikut merasakan kondisi orang lain.

D.      Proses Sosial
Adalah sesuatu yang terjadi akibat adanya interaksi sosial.

E.       Syarat Proses Sosial
1.       Adanya kontak Sosial
a.       Menurut tingkat hubungan dan caranya :
-        Kontak primer (lansung)
-        Kontak sekunder ( tidak lansung)
b.      Berdasarkan bentuk :
-        Individu dengan individu
-        Individu dengan kelompok
-        Kelompok dengan kelompok
c.       Bedasarkan sifat :
-          Positif  >> menguntungkan
-          Negatif >> merugikan



2.       Komunikasi
a.       Syarat2 komunikasi :
-          Komunikator , orang yang menyapaikan
-          Komunikan, orang yang menerima pesan
-          Adanya pesan
-          Efek, akibat setelah adanya komunikasi
b.      Proses komunikasi :
-          Encoding: memilih cara, bahasa, media/
-          Proses
-          Decoding: menerima, memahami, mengerti.


IPS klsX sem.1
-s-

Read More..

BENTUK DISOSIATIF

Bentuk Disosiatif adalah bentuk kerjasama yang bersifat merugikan.
Contoh:
1.       Persaingan
·         Macam Persaingan:
 a. Positif
b. Negatif
·         Fungsi Persaingan:
1.       Menyalurkan keinginan individu/ kelompok yang sama.
2.       Menyalurkan kepentingan dan nilai2 dalam masyarakat
3.       Menyeleksi individu yang pantas menduduki sebuah jabatan.

2.       Kontroversi
Adalah proses sosial yang ditandai dengan adanya ketidakpastian, keraguan, penolakan, dan penyangkalan yang tidak diungkapkan secra terbuka.
3.       Pertikaian/ konflik
·         Penyebab :
1.       Prasangaka buruk
2.       Perbedaan individu (pendirian dan perasaan)
3.       Perbedaan kepentingan
4.       Perbedaan pribadi yang dilatarbelakangi kebudayaan
·         Akibat / hasil / dampak :
1.       Positif
2.       Negatif
·         Upaya menyelesaikan konflik :
1.       Koersi: akomodasi yang dipaksakan. Cth: majikan dgn pembantu.
2.       Kompromi: menyelesaikan masalah dengan mengurangi tuntutan.
3.       Arbitrasi: menyelesaikan masalah dengan melibatkan pihak ketiga.
4.       Toleransi: menyelesaikan masalah dengan saling menghormati dan menghargai
5.       Mediasi: melibatkan pihak ketiga, tetapi hanya sebagai perantara.
6.       Ajudikasi: menyelesaikan masalah dengan lewat pengadilan.
7.       Konsiliasi: menyelesaikan masalah dengan mempertemukan pelaku.
8.       Penangguhan
9.       Genjatan senjata: pemberhentian perang sementara
10.   Segregasi: menyelesaikan konflik dengan saling memisahkan diri.
11.   Konvensi: menyelesaikan masalah dengan jika yang lain mau mengalah.
12.   Displasemen: menyelesaikan masalah dengan mengalihkan perhatian.


IPS X- sem.1
-s-


Read More..

BENTUK- BENTUK INTERAKSI SOSIAL

A.      Kerjasama
Adalah interaksi sosial antara 2orang/ lebih yang mempunyai kepentingan dan dalam waktu yang sama.
·         Macam kerjasama :
1.       Bargaining : tawar- menawar
2.       Cooptasi: penerimaan unsur baru.
3.       Koalisi : bergabungnya 2 kelompok/ lebih untuk mencapai tujuan yang sama.
4.       Joint Venture: kerjasama dalam rangka menyelesaikan proyek yang sama.
5.       Kerukunan: Gotong royong

B.      Akomodasi (Penyesuaian)
·         Macam akomodasi :
1.       Koersi: akomodasi yang dipaksakan. Cth: majikan dgn pembantu.
2.       Kompromi: menyelesaikan masalah dengan mengurangi tuntutan.
3.       Arbitrasi: menyelesaikan masalah dengan melibatkan pihak ketiga.
4.       Toleransi: menyelesaikan masalah dengan saling menghormati dan menghargai
5.       Mediasi: melibatkan pihak ketiga, tetapi hanya sebagai perantara.
6.       Ajudikasi: menyelesaikan masalah dengan lewat pengadilan.
7.       Konsiliasi: menyelesaikan masalah dengan mempertemukan pelaku.
8.       Penangguhan
9.       Genjatan senjata: pemberhentian perang sementara
10.   Segregasi: menyelesaikan konflik dengan saling memisahkan diri.
11.   Konvensi: menyelesaikan masalah dengan jika yang lain mau mengalah.
12.   Displasemen: menyelesaikan masalah dengan mengalihkan perhatian.

C.      Asimilasi
Adalah pertemuan antar 2 kebudayaan/ lebih yang bergabing menjadi satu yang menghasilkan budaya yang benar2 baru.
·         Faktor yang mempermudah:
1.       Toleransi
2.       Kesempatan yang seimbang
3.       Sikap menghargai orang lain (asing)
4.       Sikap terbuka
5.       Pernikahan campuran
6.       Persamaan unsur kebudayaan
7.       Adanya musuh bersama
·         Faktor penghambat :
1.       Kehidupan yang terisolasi
2.       Kurang pengetahuan terhdap budaya lain.
3.       Saling curiga dan cemburu
4.       Promordialisme (sikap membanggakan daerahnya)
5.       Perbedaan mencolok tentang ras, teknologim ekonomi.
6.       Etnosentris (sikap membanggakan etnis/ ras)
7.       Minoritas & mayoritas
8.       Beda kepentungan dan pertentangan pribadi.

D.      Alkulturasi
Adalah pertemuan 2 budaya/lebih yang bergabung menjadi satu kebudayaan baru, tetapi tidak meninggalkan unsur kebudayaan lamanya.
Cth:  wayang kulit Indonesia – perpaduan dr Indonesia dan India
Keroncong – perpanduan dr Indonesia dan spanyol.

·         Faktor yang mempermudah:
1.       Toleransi
2.       Kesempatan yang seimbang
3.   Sikap menghargai orang lain (asing)
4.   Sikap terbuka
5.   Pernikahan campuran
6.   Persamaan unsur kebudayaan
7.   Adanya musuh bersama
·         Faktor penghambat :
1.       Kehidupan yang terisolasi
2.   Kurang pengetahuan terhdap budaya lain.
3.   Saling curiga dan cemburu
4.   Promordialisme (sikap membanggakan daerahnya)
5.   Perbedaan mencolok tentang ras, teknologim ekonomi.
6.   Etnosentris (sikap membanggakan etnis/ ras)
7.   Minoritas & mayoritas
8.   Beda kepentungan dan pertentangan pribadi.

 MaPel IPS X Sem.1
-S-

Read More..

Template by:

Free Blog Templates